Mereka Yang Terlewatkan


sekolah darurat


masih tetap semangat belajar


buat anak-anak tersenyum


si kecil Joko


kegiatan outbond untuk mengurangi kejenuhan 2 bulan mengungsi


perpustakaan darurat di Balai Desa Bumirejo

tenda sementara untuk perpustakaan


perpustakaan darurat di Klengon, awal erupsi 26 Oktober 2010 sebelumnya akhirnya warga di evakuasi karena masuk KRB III


Sekelumit Catatan Relawan Bencana Merapi

Gunung Merapi erupsi, siswa diliburkan karena mengungsi. Itulah yang terjadi pada ratusan, bahkan ribuan anak-anak sekolah dilereng gunung Merapi beberapa bulan lalu. Dusun Paten adalah salah satunya. Dengan jarak yang hanya 6 kilometer dari puncak gunung paling aktif di dunia itu, praktis Dusun ini dikosongkan selama masa kritis. Penduduk Dusun harus mengungsi, sementara pemerintah tidak siap dengan penanganan kegiatan belajar mengajar selama dipengungsian. Secara otomatis, sekolah diliburkan.

Dua bulan dipengungsian, siswa hanya sesekali menyentuh buku. Memang ada beberapa kelompok mahasiswa KKN yang mendampingi mereka, tetapi, tidak semua tertarik mengikuti kegiatan, kecuali dengan iming-iming bingkisan tertentu.

Awal interaksi kami dengan anak-anak SD asal Paten terjadi ketika pada erupsi pertama kami menjadi tenaga relawan di pengungsian. Dibawah guyuran hujan abu dan pasir, kami menjalani hari-hari bersama ribuan pengungsi. Lokasi pengungsian yang menempati sebuah lapangan sepakbola, membuat kami harus tidur dibawah bangunan tenda.

Waktu terasa berjalan terlalu lambat saat itu. Pada tiga hari pertama, kami merasa anak-anak adalah kelompok umur yang kurang diperhatikan. Sebagian besar kelompok relawan dan petugas masih bergelut dengan permasalahan darurat hidup. Makan, minum, kesehatan, sanitasi, dan banyak permasalahan lainnya dikerjakan waktu demi waktu. Tetapi, bermain dan belajar sama sekali tidak. Anak-anak yang berlarian kesana kemari, tanpa ada yang mendampingi menjadi pemandangan sehari-hari.

Kami prihatin, mereka harus diperhatikan. Setelah berembug, akhirnya kami memutuskan untuk membuat sebuah sudut bermain dan membaca. Dengan bambu dan terpal seadanya, kami membuat sebuah tenda berukuran 2×5 meter. Kemudian, dari kawan-kawan kampus kami berusaha meminta bantuan buku-buku bacaan.

Harapan kami tidak terlalu berlebih kala itu, hanya ingin menemani mereka bermain dan memfasilitasinya. Tetapi, kenyataan berkata lain. Kami sungguh kaget ketika beberapa anak bermain, dan kami coba untuk berbincang. Salah seorang relawan yang berasal dari luar jawa awalnya mencoba mengakrabkan diri dengan mereka.

“Saya dari Makassar, kamu tau itu dimana?” buka si relawan kepada seorang bocah.

“Makassar itu ada di Sumatera” jawab si bocah setelah berpikir agak lama.

Entah kesengajaan, atau memang bocah laki-laki itu betul-betul tidak mengerti. Bocah kelas 4 Sekolah Dasar itu rasa-rasanya betul tidak mengetahui jawabannya salah. Relawan kami sempat menganggap jawaban bocah itu hanya kelakar semata.

Akhirnya kami sadar, anak itu bersungguh-sungguh. Berangkat dari kenyataan itu, kami kemudian bersepakat, dan memutuskan untuk turut memerangi keterasingan informasi mereka seusai keadaan darurat bencana selesai.

***

Kami dari Grow!Indonesia bermaksud untuk membuat Perpustakaan Dusun untuk peningkatan mutu sumber daya manusia melalui keterbukaan dan ketersebaran informaasi, ilmu pengetahuan dan teknologi.

Untuk sementara buku bacaan anak dan remaja serta sarana permainan edukatif masih sangat minim jumlahnya.


Oleh karena itu, saya ingin mengetuk hati sahatbat-sahabat semua yang mungkin mau berpartisipasi mencerdaskan generasi penerus kita dengan cara menyumbangkan buku, atau mendonasikan dananya untuk pembuatan perpustakaan ini.

Bantuan berupa dana dapat disalurkan ke :

  • BRI Nomor rekening 1111-01-003548-50-0 atas nama Wahyu Pujianto, BRI cabang Senturan Plaza, Depok Seleman Yogyakarta
  • BCA Nomor Rekening 0094785495 atas nama Indah Widayanti, BCA cabang Pemuda Semarang
  • BNI Nomor Rekening 0171756380, atas nama Joko Sulistyo BNI cabang UGM Yogyakarta

Pengiriman bantuan berupa barang dapat dialamatkan ke

Posko grow! Indonesia (Up : Sdr Budi Wibawa)

Dsn Paten, Kelurahan Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Informasi :

  • Widodo S Harjono : 0813 927 067 87
  • Joko Sulistyo : 081 808 212 007


Terima Kasih

Advertisements

Leave a comment

Filed under Tak Berkategori

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s