PASSION


Passion is things that you really really love doing. Your Passion is your strength. And your strength is Not about you’re good at. It is about what you enjoy the most.

Kutipan ini saya dapat dari sini . Entahlah, tiba-tiba saya jadi berfikir mengenai masa depan (baca: pekerjaan) saya. Mungkin karena sekarang ini (meskipun terlambat) saya termasuk dengan yang mereka sebut (yang saya sering baca juga di iklan kecil/iklan lowongan pekerjaan) sebagai “fresh graduate”. Terlambat memang untuk disebut sebagai “fresh graduate”, karena saya sendiri merasa sudah tidak fresh :))

Usia saya “jalan dua puluh tujuh” , nyaris dua puluh delapan. Usia yang sudah tidak muda lagi. Usia yang rawan. Kenapa? Saya dulu pernah curhat juga soal usia saya ini. Mencari pekerjaan di usia saya ini memang tidak mudah. Hopeless? Tentu tidak. Kesempatan itu selalu ada dan datang menjemput kita. Kesempatan yang disertai dengan rahmat dari Allah seringkali membuat kita menjadi lebih beruntung daripada yang lainnya. Saya masih optimis dan tetap harus optimis, bahwa tidak ada yang tidak mungkin, bila Allah mengijinkan.

Dari link tadi kemudian saya jadi berpikir ulang mengenai pekerjaan saya. Awalnya kenapa saya menemukan link tadi itu karena saya mendengar secara tidak sengaja pada saat marketing manajer saya bicara mengenai perbedaan “job” dan “karir”. Yang kemudian mendapatkan komentar dari @Prie_GS, bahwasanya job itu bersifat rutin dan karir itu berkembang (tumbuh), dan dari sini lah bahwa saya tau bahwa @ReneCC bikinn buku tentang ini , Your Job is Not Your Career.

Mengapa ini menjadi penting buat saya? Ini karena saya sedang ada pada masa di mana saya sedang merenung dan bertanya kepada diri saya sendiri, kemana saya harus melangkah selanjutnya. Bukan karena di sini tidak nyaman, saya hanya ingin bertumbuh , saya ingin berkembang, saya ingin mencoba sesuatu yang baru. Sederhananya, saya ingin suatu tantangan.

Kalau dibilang nyaman, tentu saja nyaman. Tidak perlu lagi repot mencari sana sini. Tapi, pekerjaan saya sekarang ini lebih kepada pekerjaan rutinitas yang *lama-lama* tidak menantang dan kalau saya terjebak maka saya takut tidak berkembang.

Lalu saya membaca kembali ringkasan buku-nya @ReneCC, disana tertulis mengenai perbedaan Job dan Karir. Dijelaskan bahwa Job hanya mencakup tujuan institusi, pembagian kerja, dan kompensasi. Sedangkan Career mencakup Passion (hasrat), Purpose of Life (Tujuan Hidup), Value (Nilai) dan Happiness (Kebahagiaan).

Saya jadi kembali diajak untuk berpikir, merenung kembali mengenai passion dan tujuan hidup saya.
Tentu saja ini menjadi tidak mudah, tapi setidaknya ada beberapa hal yang bisa membantu saya untuk mencari tahu apa passion saya. Diambil dari artikel yang ada disini , setidaknya saya menangkap bahwa passion itu membuat kita melakukan apa yang kita suka dan kita tidak akan merasa “bekerja” setiap kali kita melakukannya.
Nah , untuk yang sedang bingung *sama seperti saya* dengan bagaimana menemukan passion dalam hidup kita, mungkin bisa dibantu dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini :

  1. Cari tahu apa yang paling kamu suka

Apa yang paling kamu suka? Menggambar? Bicara? Melukis? Hewan peliharaan? Alam ? Tingkah laku manusia ? Jangan remehkan hal-hal kecil. Oprah menyadari bahwa ia suka bicara, dan karena melakukan apa yang disukainya, ia menjadi seorang milyarder.

  1. Kegiatan apa yang bisa membuatmu rela melakukannya tanpa dibayar?

Konon, kita perlu bekerja lebih keras dari jumlah bayaran kita, agar kelak kita dibayar lebih banyak dari pekerjaan kita. Bagaimana dapat melakukannya, jika kita tidak suka dengan apa yang kita lakukan? Agar kamu lebih ‘terhubung’ dengan pekerjaanmu, pikirkan, apa yang membuatmu bersedia melakukannya tanpa dibayar, maka kamu akan melakukannya dengan segenap hati.

  1. Apa yang menurutmu sangat mudah untuk dilakukan, padahal tidak menurut orang lain?

Ada yang mengatakan membuat pola dan merancang pakaian itu mudah dan dapat dipelajari semua orang, sedangkan bagi sebagian besar, menjahit dan merancang itu sesuatu yang membosankan. Menurut Alicia Keys, menulis lagu, bernyanyi dan memainkan musik itu mudah. Tapi tentu saja, bagi sebagian besar kita, itu sesuatu yang sukaaaar sekali. Ada yang menganggap menggambar itu mudah, yang lain menganggap menulis jauh lebih mudah. Bagi tiap orang, kegiatan itu beda. Apa yang menurutmu sangat mudah dilakukan?

  1. Kegiatan apa yang membuatmu susah berhenti melakukannya?

Maksudnya, kamu jadi lupa waktu, lupa makan, lupa hal lain dan merasa sedang berada di duniamu sendiri ketika melakukannya.

  1. Topik apa yang paling membuatmu bersemangat?

Maksudnya bukan cewek atau cowok taksiranmu, tapi topik yang benar-benar penting bagimu.

  1. Apa yang paling membangkitkan rasa percaya dirimu?

Tidak hanya suka, biasanya kita merasa percaya diri kita terdongkrak saat melakukan apa yang jadi passion kita. Selidiki dirimu sendiri!

  1. Jika masih bingung, tanyakan pada orang tuamu, apa yang paling menonjol darimu ketika kamu masih kecil?

Mungkin kamu menganggapnya sebagai permainan, tapi siapa tahu seorang pecinta lego di masa dewasanya menjadi seorang arsitek? Bisa jadi seorang penulis terkenal hanyalah seorang penghayal di masa kecilnya. Atau pecinta anjing menjadi dokter hewan? Seorang anak kecil sudah bisa menemukan apa-apa yang sungguh disukainya dalam hidup!

sumber dari : 7habit for teenage
Advertisements

Leave a comment

Filed under LiFe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s