Hari Aids Sedunia 2011

Baiklah, ditengah carut marutnya koneksi dan server yang tidak bersahabat siang ini, karena proses rekrutment yang mengharuskan tes online, maka saya putuskan untuk sedikit menulis tentang Hari Aids Sedunia yang selalu diperingati setiap tanggal 1 Desember.
Sejak pagi tadi, sembari buka email, twitteran dan…*ups, belom buka facebook* dan sedikit “bekerja” saya baca-baca artikel seputaran HIV AIDS. Pada kenyataanya memang jumlah kasus dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Sampai dengan Juni 2011 saja sudah tercatat lebih dari 27.000 kasus. Nah kalo sudah sampai bulan November 2011 ini, kemungkinan angkanya bertambah. Dan perlu diingat juga, jumlah kasus yang terlaporkan ini adalah kasus yang “benar-benar” terlaporkan. Artinya ada data dari pelaporan penderita HIV AIDS atau dari aktivis pendamping ODHA. Sebab yang terselubung-pun, atau yang mungkin tak terlaporkan juga ada.
#faktanyaadalah pada 2002-2009 jumlah ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV naik dari 40 persen menjadi 60 persen. Jumlah pekerja seks komersial yang terinfeksi HIV terus menurun grafiknya, namun ibu rumah tangga malah terus meningkat.
Ibu-ibu yang (mungkin) baik-baik aja di rumah nyatanya tidak aman dari penyebaran virus HIV AIDS. Ditambah lagi, ketakutan penularan virus HIV dari Ibu ke Anak yang nantinya akan meningkat kalau tidak segera ditangani sejak dini.
Olehkarenanya, sepertinya memang pelayanan yang (dulunya) terfokus hanya pada kelompok beresiko tinggi misalnya para pengguna jarum suntik narkoba, pekerja seks komersial, dan laki-laki beresiko (misalnya yang hobi “jajan” sampai ke lelaki seks lelaki) kepada kelompok ibu rumah tangga.
Ketidaktahuan atau (mungkin) lebih tepatnya adalah kekurangtahuan para istri terhadap “kesehatan” suaminya ini yang menjadi sebab peninggatan jumlah penderita HIV AIDS dari kalangan ibu rumah tangga. Demikian pula , para istri yang tidak tahu menahu suami “pernah jajan di luar”. Tentu ini akan menjadi dilemma. Sebab nantinya “kejujuran” ini malah akan jadi boomeran menjadi permasalah rumah tangga yang nantinya akan menyebabkan perceraian. Makanya, suami dan istri sama-sama diam.
Ibu rumah tangga baru tahu suaminya mengidap HIV AIDS setelah sakit dan diperiksa. Dengan rendahnya kesadaran itu, maka secara tidak langsung, suami juga menjadi penyumbang HIV AIDS tidak hanya bagi istri namun juga untuk anaknya. (bila sang istri mengandung)
Seringkali infeksi HIV terjadi tidak hanya karena perempuan dan remaja putri tidak memiliki kekuatan sosial dan ekonomi, sehingga mereka tidak mempunyai posisi tawar untuk melindungi diri mereka tetapi juga disebabkan oleh lingkungan adat istiadat dan budaya yang menyebabkan mereka tidak mempunyai kemampuan untuk mengambil keputusan. Maka dari itu, mari mulai mengedukasi perempuan, bahwasanya ANda perempuan Indonesia punya hak melindungi diri Anda dari tersebarnya virus HIV AIDS. Anda punya hak untuk meminta suami Anda untuk menggunakan KONDOM
AIDS, awalnya membunuh orang-orang homoseksual. Kemudian pecandu narkotika, orang-orang Haiti dan penderita hemofilia. Sekarang, virus HIV memangsa siapa saja —Pria, wanita, suami, istri, dan bahkan anak-anak— tak perduli apapun gaya hidup dan aktivitas seksual mereka.
Pria punya peranan. Pola ini, paling tidak kalau kita bisa mengubah pola pikir, pandangan, perhatian, kesadaran, pada kelompok pria, kita bisa mendapatkan kelompok masyarakat yang ikut berpartisipasi secara aktif dalam menanggulangi masalah penyebaran HIV/AIDS ini.
Jadi, mau pria, wanita, suami, istri, dan bahkan anak-anak sekalipun, mari kita tanggulangi penyebaran virus HIV AIDS!!
Ayo, buat kamu para remaja yang pengen bicara tentang HIV AIDS, bisa kunjungi halaman ini, disana kalian bisa mendapatkan banyak pengetahuan tentang HIV AIDS. Kenali dan sebarkan informasi ini ke teman-teman kamu lainnya. Agar mereka tahu dan ikut berpartisipasi menanggulangi penyebaran HIV AIDS.


Advertisements

1 Comment

Filed under Tak Berkategori

One response to “Hari Aids Sedunia 2011

  1. hiiih, ga mw deh terjangkit virus yg 1 ini, atut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s