Lentera Jiwa

tiket kick andy
Jum’at sore kemaren, saya berkesempatan untuk datang di acara Kick Andy Off Air dengan tema Lentera Jiwa. Awalnya tidak terlalu bersemangat untuk dateng ke acara ini. .Tapi, sepertinya gak ada salahnya kalo dateng, toh juga gratis. 
Acaranya sendiri resmi dimulai jam 14.00, dan karena saya datang telat 30 menit, hasilnya saya ngga dapet kursi yang strategis untuk bisa menyimak bung Andi F Noya dan narsumnya. Muter sana-sini, akhirnya saya putuskan untuk naik ke balkon Gedung Prof. Soedarto UNDIP sore itu. Lumayan sih, bisa duduk nyaman. Tapi sayang, pemandangan terbatas karena terhalang sama pembatas. It’s okey…masih bisa nunduk2 dikit sambil liat layar LCD yang terpampang disana. Beruntung acara kemaren didukung sama sound yang oke pula…jadi meski posisi ga strategis, tapi minimal bisa nangkep kontent yang bagus dan okeh dari para narsum. 
spot saya sore itu
Acara ini dimulai dengan penampilan Penta Boys yang menyanyikan beberapa lagu. Berhubung saya terlambat, saya cuman kebagian lagu “Gethuk” – lagu tradisional Jawa Tengah yang kalo dinyanyiin sama mas-mas Penta Boys itu jadi gimanaaaa gitu. Suaranya maas, empuk buaaanget 🙂 
Sampai akhirnya bung Andi F Noya naik ke panggung dan menyapa kita semua yang hadir sore itu.  Mengapa “Lentera Jiwa ” dipilih bung Andi sebagai judul tema off air Kick Andy kali ini?? Tujuannya adalah agar kita bisa mengejar lentera jiwa kita. Apa sih lentera jiwa itu? Lentera jiwa yang dimaksud disini adalah PASSION kita. Hasrat kita pada apa yang kita kerjakan/lakukan yang tentunya bisa membahagiakan kita. 

Lentera Jiwa sebenernya adalah judul lagu yang dibawakan oleh Nugie. Dia yang menciptakan lagu ini pada saat tahun 2007 yang lalu ia sempat depresi dan stress akibat tekanan dari label bahwasanya sebagai musisi solo, ia dituntut untuk mengeluarkan album baru. Namun sejak tahun 2004  ia tak kunjung mengeluarkan album. Tak sengaja lagu Lentera jiwa  tercipta karena curhat Nugie, dan mulai naik ke label tahun 2009 . 
Lagu Lentera Jiwa ini dipakai untuk menginspirasi semua  karena lentera jiwa itu panggilan hati, bukan sebatas tuntutan.  Nugie sendiri punya pengalaman pribadi dalam menemukan lentera jiwa-nya. Kurang dari 7bulan lagi seharusnya ia diwisuda dan menjadi sarjana. Tapi karena ia bahagia menjalani kehidupan sebagai musisi, maka ia tinggalkan studinya dan fokus di musik. 

Selanjutnya yang menjadi narsum di off air kick andy ini adalah mas @reneCC. Saya sudah lama denger nama beliau. Hanya selintas membaca resensi bukunya dan status2nya di twitter. Ngga nyangka kalo yang jadi narsum adalah mas Rene yang itu. Uuuu…kalo tau dari awal, pasti saya semangat empat lima. Saya penasaran aja, gimana sih kerjaannya “career coach” itu. *ngakak tapi sopan *
Lha kok ya ndilalahnya, tema yang diangkat itu pas banget sama saya. Jadi pas kemaren dateng di acara itu, sepertinya saya mendapatkan banyak sekali pencerahan. Maklum, kurang lebih satu bulan ini saya aktif sebagai pencari-kerja-yang-bolak-balik-buka-situs-lowongan-kerja-dan-iklan-di koran untuk cari yang namanya Pe ker ja an!! *halah*
Hari itu mas Rene ngajarin ke  kita semua untuk gimana sih cara menemukan lentera jiwa kita? Apakah pekerjaanku nanti adalah karirku? Apakah kesuksesanku ditentukan oleh dimana aku bekerja?Pertanyaan-pertanyaan yang menohok saya secara pribadi. 

Mas Rene share tentang bagaimana kita bisa menemukan panggilan jiwa kita. Bagaimana kita bisa bekerja tapi merasa seolah-olah kita tidak sedang bekerja. 
Lah ya masa, karyawan pekerja macam saya ini bahagia kalo cuman hari Sabtu, kalo tanggal gajian, kalo pas ada tanggal merah. Kenapa cara pandang ini masih dipertahankan hingga saat ini?? Coba kita lihat dengan cara yang berbeda ” kata mas Rene sore itu. 
Waaah, jelas ada yang salah ini. Bukti bahwa saya tidak bahagia dengan pekerjaan saya. Serius. Ini menampar saya. Sangat keras!!
Pekerjaanmu bukan karirmu. Your Job is not Your Career. Sepertinya saya pernah menulis ini . Masih seputar PASSION juga. *Ya iyalah, sumbernya sama…heheh, thanks mas Rene, kamu sangat menginspirasiku* 

Ternyata pemikiran kita bisa saja menipu. Apa yang kita pikirkan sekarang menjadi panduan kita melangkah ke depan. Jadi, emang bener deh, mesti ati2 sama pikiran kita. 
Kalo kerja sudah tidak happy lagi, trus gimana dong? Jadi happy itu ngga perlu orang lain. Kamu jadi bahagia itu  karena dirimu sendiri yang merasakannya. Jangan bergantung pada sesuatu atau orang lain untuk menjadi bahagia. 
Sore itu saya yang sedang tidak happy karena belum mendapatkan pekerjaan yang menyenangkan *setidaknya versi saya* atau pekerjaan yang membanggakan *setidaknya menurut orang tua saya* diminta untuk melupakan tentang job career yang diidamkan selama ini.  Apa sih dream jobs kamu? Pekerjaan yang gajinya besar? pekerjaan yang ada jenjang karirnya. PNS?, ooo..lala, …saya tertampar lagi. Lulus, habis itu bawa-bawa map ikut job fair, mencari-cari kerja yang untung-untungan, habis itu?? eng ing eng…. *saya speechless*

DREAM JOB itu adalah segala macam aktivitas yang sesuai dengan strength kita. Strength itu tidak selalu tentang apa yang kita bisa ato yang paling jago kita kerjakan. Tapi strength itu adalah aktivitas yang kita lakukan yang bisa membuat kita lebih kuat, empower, lebih pede, jadi lebih asik. 
Get a Life not A Job!! kata mas Rene
Pekerjaan itu hanyalah alat untuk kita happy. Bayangkan, 35 % pekerjaan yang ada sekarang ini, 10 tahun yang lalu, pekerjaan itu ngga ada. Lowongan kerja yang ada di koran itu hanya 9% saja sodara. Lainnya itu adalah hidden job. Ada pekerjaannya, tapi blom ada “namanya”. 
Jadi, *denger nih oliph* kenapa mesti gundah cari kerja susah??

Masih seputar karir yang disampaikan oleh mas Rene. Beliau mengatakan bahwa SKILL are CHEAP. PASSION is PRICELESS. nah loo! dalem banget kan? Kita harus mengenali dan memahami apa yang menjadi lentera jiwa kita. Terakhir, mas Rene sampaikan dan sembari mempraktekan kepada kita semua untuk selalu ingat THINK LESS, FEEL MORE
THINK LESS *sambil pegang jidad kita* FEEL MORE *sambil pegang dada kita*
PASSION itu produk hati. Harus dirasain pake hati juga. Ga bisa dipikirin. 

Sementara narsum ketiga adalah mas Wahyu Aditya. Beliau ini sukses dengan Kementrian Design-nya. Just simple aja kok, bagaimana dia bisa menemukan lentera jiwanya. Dia tidak mau menyia-nyiakan hidupnya, karena hidup ini cuman sekali, maka lakukan apa yang kita semua.  Dia mengatakan bahwa lentera jiwa itu adalah sesuatu yang kita minati dan banggakan. Kita melakukan sesuatu yang kita sebut pekerjaan tidak pamrih lantaran kita senang melakukannya. 
Lentera jiwa itu diasah, sinarnya akan semakin terang, semakin terang semakin kita bisa melihat banyak peluang. 
buku dari Kick Andy
Over all, saya sangat terberkati dengan acara ini. Meski tak begitu jelas melihat narsumnya, tapi setidaknya saya mendapatkan banyak pencerahan  karena kontent yang disampaikan. Plus, saya juga dapet buku dari KICK ANDY spesial edition karena ada tanda tangannya bung Andi Noya. 
Ohya, sore itu juga dibagi door prise yang hadianya gilaaaak, menggiurkan. Sayang seribu sayang, saya belum beruntung. 
Pulang dari Tembalang, saya mampir ke salah satu warung bakso. Namanya Bakso Bola Dunia. Weeets, baksonya mak..gueeede. Penasaran?? Tunggu postingan berikutnya. *hehehe



Advertisements

6 Comments

Filed under Kerjaan, LiFe

6 responses to “Lentera Jiwa

  1. #barutau ik ada event kayak gini. Dapet info drmn mba Oliph? Kayanya bukunya keren ya? Tebel ga?

  2. info acaranya dr GM mba 🙂 bukunya ini blom aku baca, tapi soal perjuangan perempuan yg buka salon kecantikan di Afganistan *yang mana di negara ini , perempuan ga diberi kebebasan untuk berekspresi gt lah* #halah Gak tebel2 amat sih, standar…lah pa mau di baca dulu. Aku masih blom selesai baca buku si Cacing ma yg lagi ngantri bukunya mas Iwan Setiawan 9 Auntum 10 Summer *perasaan komenku kook panjang banget yah ckckck *

  3. acara bagus, sayang sekali udah ga di UNDIP.. hmmm..

  4. Halo mas NuDwi..alumni UNDIP yah?? salam kenal *salaman*

  5. ia alumni Undip, planologi 04..salam kenal juga..

  6. mau dunk mbak diajak makan baso

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s