#10 Senyum Untukmu Yang Lucu

Aduh, ini kenapa juga ya…ditelpon ga diangkat, di sms ga dibales. Nyebelin deh!! Udah tau aku nyampenya jam 11an, eh malah mati HPnya. Massss…..where are you??

Sabtu ini aku berencana ke Jogja. Ketemu sama pacar yang udah lebih dari seminggu gak ketemu. *lebaay*. Udah di sms kalo berangkat dari Semarang itu jam 8an, itu artinya sekitar jam 11an sudah nyampe di Jogja. Terakhir ngasih kabar lewat sms itupun  jam 10.

Aku sudah sampe Magelang. Kamu siap-siap ya Mas” SMSku ke pacar.

Dan sang pacar-pun membalas SMSku “iya..nanti jemput di Jombor aja ya” katanya.

Baiklah, dan sekarang sudah jam 11.35. Belum ada tanda-tanda penampakan dari sang pacar. Okelah kalo begitu. Aku putuskan untuk naik Trans Jogja menuju kawasan Malioboro.

Cara aman untuk menghabiskan waktu adalah jalan-jalan. Sudah keliling Malioboro tapi tetap saja, HP sang pacar masih off. Tidak ada tanda-tanda adanya balasan SMS bahkan HP yang sedari tadi ada di tangan, tak ada tanda-tanda akan ada panggilan masuk dari nomer sang pacar.

Kesel? Pastinya.

Sudah hampir jam 1 siang. Dan akupun melapar.

Tidak ada pilihan lain selain makan sendiri di fast food Malioboro Mall. Bahkan sepotong Burger dan segelas sodapun tetap membuatku lapar. Rasanya rasa lapar yang berlebihan siang itu bercampur dengan rasa jengkelku karena sang pacar tak kunjung datang.

Aku sudah siap dengan segala macam kata-kata yang penuh amarah untuk sang pacar.

Iiih, nyebelin..nyebelin. awas ya nanti kalo sampai kamu dateng. Aku cubiiiiiit kamu keras-keras sampai membekas. Ah jangan-jangan, kasian…hmm, .aku akan marah semarah-marahnya. Ya, aku akan benar-benar marah”  

Kulihat jam di tanganku. Sudah lebih dari 2 jam aku menunggu dan masih belum ada tanda-tanda balasan sms dari sang pacar. Aku lelah menunggu. HP ditangan juga sudah mulai lowbat. Sampai akhirnya.

Tit..tit…

“Sorry sayang, aku ketiduran. Ini otw. Tunggu ya” akhirnya sang pacarpun sms .

Sudah sampai ubun-ubun nih rasa marahku.

Ah, aku diam saja. Sampai nanti kamu datang, aku akan…..marah besar!!!

Hey tapi tunggu, dia memanggilku sayang?? Sejak kapan??

Aaaah, sepertinya dia sedang ingin merayuku supaya aku tak marah.

Percuma, aku akan tetap marah.

15 menit kemudian sang pacar datang.

Duduk menghampiriku yang sudah hampir marah besar

Aku belum mengeluarkan sepatah katapun, sang pacar sudah mulai pegang tanganku dan berkata :

“Haduuuh, maaf ya sayang. Aku ketiduran. Kamu pasti sudah nunggu lama yah? Udah sekarang aku mau diapain aja boleh deh. Mau dipukul? Dicubit? Diapaian aja aku pasrah” katanya serius.

Tapi aku malah tersenyum geli melihat wajahnya yang lucu.

Besok jangan diulang lagi ya” kataku sambil mencium tangan pacarku

 

berdasarkan pengalaman pribadi-

Advertisements

3 Comments

Filed under CeritaCerita

3 responses to “#10 Senyum Untukmu Yang Lucu

  1. ahaha pacarnya jangan dimarahin dong oliph

  2. tersenyum kecut.
    btw senyum kecut kie kayak apa ya? senyum sampe menggelinjang karena kecut

    *aih bahasamu menggelinjang*

  3. pipie98

    aihhh so sweett… 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s