Stigma Gender dalam Berkendara

Dua kali dalam sebulan kena “marah” pengguna jalan yang kebetulan kok berkelamin laki-laki ya?? Pertama sewaktu nyebrang dari arah kantor pos jalan Erlangga (yang katanya mendadak sama mas-mas-berjaket-hitam-bermotor-kinclong itu) saya nyebrangnya mendadak, rating-nya juga mendadak, pokoknya serba mendadak gitu deh. Mendadak gak enak mas, enak itu mendodog #halah apa sih.

Trus yang barusan, itu juga gara-gara saya udah berenti dan mau nyebrang (liat kanan kiri dong ya) eh ada bapak-bapak berjas hujan yang asal nyrobot gak liat kalo sisi kanan itu ada saya. Ehlakok dianya yang sewot dan “marah-marah” gak jelas? Mentang-mentang dia laki-laki dan saya perempuan terus jadi seenaknya “marah” atau karena saya perempuan sehingga dia (ralat : mereka, dilihat dari dua kasus tadi) bisa seenaknya “menekan” dan “mengintimidasi” saya sehingga saya selalu diposisi “selalu salah”? Atau karena ada stigma kalo perempuan itu lemah, termasuk lemah dalam membawa kendaraan (entah itu beroda dua atau empat)?? Atau kenapa sih harus saya yang kena marah? Saya udah rating (dan ngga mendadak kaliiii), saya udah ada niat baik buat berhenti dan ngajak mas-mas-yang-katanya-mau-jemput-istrinya-dan-sedang-buru-buru itu? Ehya, yang kasus di Jalan Erlangga itu, si-mas-mas itu sempet-sempetnya cerita kalo motornya habis dibengkelin dan dicuci. (nah trus urusannya ma saya apa coba?? Heraaaaan!!)

Dan yang barusan terjadi , bapak-bapak berjas-hujan itu sempet-sempetnya protes “mbaaak,.mbaaak…” seolah-olah saya yang salah. Lha wong saya udah diem mandek nunggu agak sepi, eh dia main serobot dari sebelah kanan saya sampe tangan saya kegencet gitu?

Bener gak sih ada stigma gender dalam kasus berkendara di jalan raya? Kalo ada mobil yang jalan pelan, atau agak sedikit “ngga beres” nyetirnya, trus begitu diintip , ada komentar “wooo…lah pantes, yang nyetir cewek” gitu yang saya pernah denger. Iih…kok ga rela ya. Lebih-lebih ada kasus tabrakan maut itu,  ada komentar lagi “lah ya pantes, yang nyetir cewek..,mabok lagi” Haduuuuuh, tutup kuping aja ah denger komentar begini. Gak suka aja dengernya. Terlalu gender banget! #halah

Gak semuanya kali ah.

Advertisements

Leave a comment

Filed under CurCol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s