#2 Pukul Dua Dini Hari

 

“Kamu yakin mau menikahi saya?” tanya Reno suatu hari.

Pertanyaan itu masih terngiang-ngiang di benakku. Bahkan sampai detik ini. Selalu saja kuingat pertanyaan itu. Karena pertanyaan selanjutnya adalah “kenapa kalau aku menikahimu?” tanyaku suatu hari.

Dan kini aku tahu jawabannya.

 

Sabtu, pukul dua dini hari

 

“Mas…mas, bangun. Tuh udah mulai pertandingannya.” teriaku menyalakan TV sambil terus mencoba membangunkan suami yang sedang tertidur pulas disebelahku.

 

Advertisements

5 Comments

Filed under CeritaCerita

5 responses to “#2 Pukul Dua Dini Hari

  1. hahaha..sebagai lelaki penggemar nonton bola
    suatu saat nanti bilang gini jg ahh kalo mau lamar
    😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s