#JelajahPantai Gunungkidul jilid 3

Horeeey, sampe berjilid-jilid ya? hehehe..sebenernya biar gak kepanjangan aja sih. Habis ada 7 pantai yang saya kunjungi di  #JalajahPantai Gunungkidul ini. Nah kita lanjut ya??

Habis dari Pantai Pok Tunggal, pantai selanjutnya yang saya kunjungi adalah pantai Siung

5. Pantai Siung

tepi pantai Siung

tepi pantai Siung

Pantai Siung ini letaknya gak terlalu jauh dari Pantai Pok Tunggal. Ketika nyampe ke pantai ini saya mendapati ada tenda Mapala disana. Ternyata memang ada serombolan Mapala dari Solo. Saya amat-amati ternyata mereka sedang ada acara disana. Bisa jadi climbing? Soalnya di Pantai Siung sepertinya cocok untuk climbing. Ada dua jenis bebatuan, selain batu karang ada pula batu vulkano-nya *kata mas Moko*

Pantai Siung #2

ombak di Pantai Siung

memandang ombak #halah

memandang ombak #halah 

saya dan Mba Ita

saya dan Mba Ita

Mas Moko in action *gayanya udah kayak model R*xona

Mas Moko in action *gayanya udah kayak model R*xona

Pantainya masih tergolong sepi, gak seramai P. Indrayanti *yaiyaaalah* . Gak banyak warung juga disana. Jadi kalo mau mampir kesini sebaiknya membawa bekal. Ada sih toko souvernirnya, tapi gak sebanyak pantai sebelumnya. Pada saat kita ke pantai ini, ombaknya tinggi. Waktu dilihat dari jauh emang rada serem. Beruntung ada batu karang pemecah ombak, jadi gak menyeramkan.  Sewaktu saya agak menengah, ada bapak-bapak yang lagi berburu ikan hias. Ternyata kalo kita beruntung bisa mendapatkan ikan hias yang lucu-lucu. Saya? seperti biasa, hanya bermain air, pasir dan iseng-iseng cari cangkang kerang atau batu pantai. *hihihi*

6. Pantai Wediombo

Hari sudah hampir gelap. Tapi masih penasaran sama Pantai Wediombo. Tahukah Anda bahwa kami sudah menjelajah 5 pantai dan (sepertinya) kami mulai kelelahan?? Ketika driver membawa kami menuju pantai Wediombo yang perjalanannyasebenernya gak jauh dari Pantai Siung, ternyata pantainya ada di bawah sodara-sodara. Kita harus jalan ke bawah untuk bisa ketemu langsung dengan pantainya. Apalah daya kami kelelahan, maka kami hanya cukup melihat pantai dari atas. Turunya sih gak masyalah, naiknya?? *mringis* 

narsis dulu, udah gak kuat turun pantai...

narsis dulu, udah gak kuat turun pantai, jadi di parkiran aja ya…*hihih*

pantai Wediombo bersebrangan dengan pantai Siung

pantai Wediombo bersebrangan dengan pantai Siung

7. Pelabuhan Perikanan Pantai  Sadeng

Jujur, saya penasaran ketika tujuan kita selanjutnya adalah Pantai Sadeng. Perjalanan dari Pantai Wediombo ke Sadeng ini jauh loh. Beneran. Tapi begitu nyampe sana, kok saya gak liat ada pantai ya? Ternyata , kami sampai di pelabuhan ikan Sadeng. Tempat pelelangan ikan ada disana. Kami hanya mendapati kapal-kapal nelayan disana. Pantainya? Nah ternyata agak jauh kedalam memang ada pantai. Hanya sekitar 1km ada semacam batu pemecah ombak yang sengaja dibuat. Banyak kapal disana. Ada pula alat pendeteksi tsunami disana. Rupanya pantai Sadeng ini surganya para pemancing dan penyuka ikan. Kami sampai disana sudah terlalu sore, jadi tidak menjumpai banyak nelayan dan pedagang ikan. Hanya sedikit orang yang sepertinya sedang menyalurkan hobi mancing-nya disana.

banyak perahu nelayan disini

banyak perahu nelayan disini

Pelabuhan Perikanan Pantai *ya pantes banyak perahu #eeaa

Pelabuhan Perikanan Pantai *ya pantes banyak perahu #eeaa

Advertisements

Leave a comment

Filed under JalanJalan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s