Dan kemaren akhirnya seharian saya muter2 Jogja buat nyari kost. Dari yang paling deket sama tempat kerja yang baru sampai yang deket sama kota. Udah diputerin udah diliatin. Dan hasilnya….pantat tepoooos seteposs tepossnya. *ih banyak ngeluh ya saya* sementara dia-yang-mboncengin-saya ketika ditanya ‘’kamu capek gak?” jawabnya dengan limpeng *seperti biasanya dia menjawab “enggak” NAHLOOOH!! *siram aer es*
Cuman Liat2 Aja :)
Rupa Rupa
Sudah lama sekali tak posting
bukan berarti tidak punya bahan tulisan loh, tapi lebih ke faktor M, alias MaLes!
Entahlah, mendadak suatu kali saya dilanda virus “males ngeblog, males twitteran dan males fesbukan”. Kena apa? entahlah….tapi ini udah mulai “normal” lagi kok. *hahaha*
Ceritanya dimulai dari mana ya enaknya?? Read the rest of this entry
Change in life
Perubahan itu kadang memang tidak menyenangkan. Sebagian dari kita pasti kaget dan tidak siap menerima perubahan. Bahkan respon terhadap perubahan-pun berbeda. Ada yang marah, ada yang pasrah, ada yang senang dan ada pula yang tertantang.
Perubahan atau changes seringkali disinonimkan dengan ketidakpastian. Dan lagi, yang namanya ketidakpastian terkadang jauh dari kenyamanan. Apakah itu perubahaan yang besar, kecil, diharapkan atau tidak, atau bahkan yang dikhawatirkan sekalipun. Changes telah, selalu dan akan terus terjadi. Apakah kita siap ataupun tidak siap, perubahan pasti terjadi. Read the rest of this entry
Kenikmatan Cinta **
Ada yang bilang, buah khuldi itu dimakan oleh Hawa bukan Adam, tapi keduanya jatuh dalam dosa bersama-sama. Aku tak tahu mana yang benar. Dari kecil aku mendengar banyak cerita tentang surga, termasuk buah khuldi itu. Tapi tak pernah sekalipun aku mengerti apa itu surga. Umurku baru 6 tahun kala itu. Ibuku berpesan padaku “ jangan nakal, nanti masuk neraka”. Untuk anak sekecilku, pengertian surga-neraka masih sangat sulit kupahami. Sekarang? Akupun tak pernah mau berurusan dengan surga dan neraka. Hidupku bagiku adalah di dunia, bukan di surga atau neraka yang kata orang adalah perhentian terakhir manusia. Atau justru sebaliknya, kehidupan yang sesungguhnya itu ada di surga. Entahlah!!
Bukan aku tak peduli surga atau neraka. Yang lebih kupedulikan sekarang adalah hidupku di dunia saat ini. Bisakah aku tetap produktif? Bisakah aku berkontribusi dan bermanfaat untuk orang lain? Selama di dunia loh ya…bukan di surga. Read the rest of this entry








